<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS PGRI PONOROGO</title> 
				<description>Website organisasi PGRI Kabupaten Ponorogo</description>
				<link>http://pgriponorogo.org/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Putihkan Gedung, PGRI Ponorogo Gelar Bukber dan Tausiyah Khidmat</title>
						                <link>https://pgriponorogo.org/berita/detail/putihkan-gedung-pgri-ponorogo-gelar-bukber-dan-tausiyah-khidmat</link>
						                <description>PONOROGO – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai Gedung PGRI Kabupaten Ponorogo pada Jumat sore (6/3/2026). Ratusan Pengurus Pleno, mulai dari jajaran Ketua hingga Anggota Bidang, berkumpul dalam balutan busana muslim bernuansa putih untuk menghadiri acara Buka Bersama. Kegiatan yang digagas untuk mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan ini berjalan dengan sangat sukses, tertib, dan penuh khidmat.

Rangkaian acara yang dimulai tepat pukul 16.00 WIB ini diawali dengan antusiasme para tamu undangan yang hadir memenuhi lokasi di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan No. 52, Madusari, Siman. Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo, Ruskamto, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas kekompakan seluruh pengurus yang hadir. Momen ini menjadi bukti nyata soliditas para pendidik di Ponorogo dalam mengemban amanah, sekaligus mencari keberkahan bersama di bulan suci.

Puncak kekhusyukan acara terasa saat memasuki sesi tausiyah yang disampaikan oleh K.H. Sujarwo, S.Sos. Siraman rohani yang diberikan sukses menyentuh hati para hadirin, memberikan pencerahan spiritual sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan ibadah dan amal saleh sebagai Kholifah Fil Ard. Pesan-pesan menyejukkan yang disampaikan selaras dengan nilai-nilai Ramadan, membuat suasana sore itu semakin teduh dan bermakna bagi seluruh keluarga besar PGRI Ponorogo.

Kebersamaan ini mencapai kesempurnaannya saat azan Maghrib berkumandang pada pukul 17.58 WIB. Seluruh hadirin membatalkan puasa bersama dengan takjil yang telah disediakan, dilanjutkan dengan ibadah salat Maghrib berjemaah, dan diakhiri dengan jamuan makan malam bersama. Kesuksesan acara ini diharapkan membawa semangat baru bagi pengurus PGRI Kabupaten Ponorogo untuk terus bersinergi, mengabdi, dan menebar kebaikan ke depannya.

 
</description>
					                </item><item>
						                <title>PGRI Ponorogo Sukses Gelar KONKERKAB 1</title>
						                <link>https://pgriponorogo.org/berita/detail/pgri-ponorogo-sukses-gelar-konkerkab-1</link>
						                <description>Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo hari ini sukses menyelenggarakan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) 1. Bertempat di Gedung PGRI Ponorogo, kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme mulai dari pagi hingga siang hari. Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI Ponorogo, Bapak Ruskamto, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya soliditas organisasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan serta memperjuangkan aspirasi para guru.

Agenda utama dalam konferensi ini diawali dengan sesi pengenalan struktur organisasi yang baru. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat pondasi internal kepengurusan. Tidak hanya sekadar perkenalan, sesi ini juga diperdalam dengan pemaparan mengenai tugas dan wewenang masing-masing bidang secara rinci. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap pengurus memahami peran, fungsi, dan tanggung jawabnya, sehingga roda organisasi dapat bergerak secara efektif, efisien, dan profesional.

Melangkah ke agenda selanjutnya, forum berfokus pada pembahasan dan penyusunan program kerja (Proker) untuk periode mendatang. Diskusi berjalan dinamis di mana para peserta merumuskan berbagai rencana strategis yang berorientasi pada peningkatan kompetensi guru, perlindungan profesi, serta kesejahteraan anggota. Berbagai ide dan gagasan inovatif dituangkan demi terciptanya program kerja yang nyata dan berdampak langsung bagi kemajuan kualitas pendidikan di Ponorogo.

Rangkaian kegiatan Konkerkab 1 ini pun ditutup pada siang hari dengan menghasilkan sejumlah kesepakatan dan komitmen bersama. Melalui konferensi ini, diharapkan seluruh jajaran pengurus PGRI Ponorogo dapat segera tancap gas untuk mengimplementasikan hasil rapat menjadi aksi nyata. Semangat kebersamaan yang terbangun hari ini diharapkan menjadi energi baru bagi PGRI Ponorogo untuk terus menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
</description>
					                </item><item>
						                <title>PGRI Kabupaten Ponorogo Gelar Long March sebagai Bentuk Solidaritas dan Teguran Hukum</title>
						                <link>https://pgriponorogo.org/berita/detail/pgri-kabupaten-ponorogo-gelar-long-march-sebagai-bentuk-solidaritas-dan-teguran-hukum</link>
						                <description>Selasa, 30 Desember 2025, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan Long March dari Gedung Terpadu Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo menuju Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Aksi solidoritas tersebut dilatarbelakangi oleh Surat Somasi Pertama yang sebelumnya telah dilayangkan oleh Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Kabupaten Ponorogo kepada Gubernur Jawa Timur, tertanggal 2 Desember 2025, dengan perihal Somasi (Teguran Hukum). Surat tersebut ditandatangani oleh Drs. Thohari, MM., selaku Ketua LKBH PGRI Kabupaten Ponorogo mengetahui, Ruskamto, M.Pd., selaku Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo.

Dalam surat somasi tersebut dijelaskan bahwa:

Sdr. Katenan, S.Pd., M.Pd. diangkat sebagai Kepala SMK Negeri 1 Ponorogo terhitung mulai 15 Mei 2025, kemudian dimutasi menjadi Kepala SMA Negeri 1 Tegalombo terhitung mulai 21 November 2025.

Dengan demikian, yang bersangkutan baru menjalankan tugas selama kurang lebih 6 bulan sebagai Kepala SMKN 1 Ponorogo.

Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, Kepala Sekolah hanya dapat dipindahtugaskan setelah menjabat paling singkat 2 (dua) tahun.

Oleh karena itu, pemindahtugasan tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui somasi ini, LKBH PGRI Kabupaten Ponorogo meminta agar keputusan pemindahtugasan Saudara Katenan ditinjau ulang atau dibatalkan.

Apabila somasi tersebut tidak diindahkan dalam waktu 7 hari kalender sejak tanggal surat, maka PGRI Kabupaten Ponorogo menyatakan akan melakukan show of force serta menempuh langkah hukum berupa pengajuan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Melalui kegiatan Long March ini, PGRI Kabupaten Ponorogo menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi keadilan, kepastian hukum, serta perlindungan terhadap profesionalisme guru dan kepala sekolah, sekaligus mengingatkan pentingnya setiap kebijakan pendidikan agar tetap berlandaskan aturan yang berlaku.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Ribuan Guru Putihkan Alun-Alun Ponorogo, Gelar Apel Besar HUT Ke-80 PGRI dan HGN 2025</title>
						                <link>https://pgriponorogo.org/berita/detail/ribuan-guru-putihkan-alunalun-ponorogo-gelar-apel-besar-hut-ke80-pgri-dan-hgn-2025</link>
						                <description>PONOROGO – Suasana Alun-alun Kabupaten Ponorogo tampak semarak dan memutih pagi ini. Sebanyak 8.925 guru dari berbagai jenjang pendidikan memadati lokasi untuk mengikuti Apel Besar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025. Para peserta yang mengenakan seragam batik Kusuma Bangsa tampak berbaris rapi dan mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat, menunjukkan kekompakan tenaga pendidik di Kota Reog ini.

Sebelum acara inti dimulai, ribuan pasang mata dimanjakan oleh rangkaian pra-acara yang memukau. Penampilan diawali dengan suguhan budaya yang kental melalui Tari Kolosal "Sang Dewantara" yang dipersembahkan oleh MGMP Seni Budaya, menggambarkan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara. Suasana semakin syahdu dengan persembahan lagu-lagu dari Paduan Suara "Gita Dwija Swara" PGRI Ponorogo yang membangkitkan semangat korps, serta diimbangi dengan nuansa religius melalui penampilan Seni Hadroh Al Banjari yang menghibur para peserta apel.

Momen emosional terjadi saat Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo menyampaikan pidatonya. Dengan berapi-api, beliau membakar semangat para peserta untuk terus bangga menjalani profesi mulia sebagai seorang guru. Tak hanya sekadar motivasi, dalam kesempatan tersebut Ketua PGRI juga menyuarakan aspirasi keras meminta perhatian serius dari pemerintah terkait nasib dan kesejahteraan para guru honorer yang selama ini telah mengabdi tanpa lelah, agar mendapatkan jaminan masa depan yang lebih layak.

Apel besar ini ditutup dengan amanat dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Drs. H. Nurhadi Hanuri, M.M., yang bertindak mewakili pemerintah daerah selaku pembina upacara. Dalam pesannya, Nurhadi menekankan pentingnya profesionalisme dan dedikasi. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadi sosok "Guru Hebat" yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan hati demi mempersiapkan anak-anak Indonesia menyongsong era Generasi Emas. Pesan ini menjadi penutup yang optimis bagi ribuan guru yang siap kembali ke ruang kelas dengan semangat baru.
</description>
					                </item><item>
						                <title>PGRI Ponorogo Sambut Dirgahayu ke-80 PGRI dan HGN 2025 dengan Semangat Indonesia Emas</title>
						                <link>https://pgriponorogo.org/berita/detail/pgri-ponorogo-sambut-dirgahayu-ke80-pgri-dan-hgn-2025-dengan-semangat-indonesia-emas</link>
						                <description>Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo secara resmi menyampaikan ucapan selamat memperingati Dirgahayu ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025. Momentum bersejarah yang jatuh pada bulan November ini disambut dengan penuh sukacita sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada seluruh pendidik yang telah berdedikasi tanpa lelah. Peringatan ini sekaligus menjadi tonggak refleksi perjalanan panjang organisasi dalam memperjuangkan harkat dan martabat guru di Bumi Reog.

Pada perayaan tahun 2025 ini, PGRI Kabupaten Ponorogo menggaungkan tema besar "Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas". Tema ini selaras dengan visi nasional untuk mempersiapkan generasi unggul. Melalui publikasi resminya, tampak jajaran pengurus harian PGRI Ponorogo tampil kompak dan bersahaja mengenakan seragam batik kebesaran organisasi. Visualisasi ini menyiratkan pesan solidaritas yang kuat serta kesiapan para pengurus untuk menakhodai transformasi pendidikan di daerah demi tercapainya kualitas guru yang lebih baik.

Lebih lanjut, peringatan ke-80 tahun ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh guru di Kabupaten Ponorogo untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. PGRI Ponorogo berkomitmen untuk terus membersamai para guru dalam setiap langkah perjuangan, memastikan bahwa visi "Guru Bermutu" bukan hanya sekadar slogan, melainkan realitas yang diwujudkan di setiap ruang kelas demi masa depan Indonesia yang gemilang.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Sambut HUT ke-80, PGRI Ponorogo Gelar Presentasi Praktik Baik Pendidikan</title>
						                <link>https://pgriponorogo.org/berita/detail/sambut-hut-ke80-pgri-ponorogo-gelar-presentasi-praktik-baik-pendidikan</link>
						                <description>Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan kegiatan edukatif dan inspiratif pada tanggal 21 November 2025. Bertempat di Gedung Graha Dwija PGRI, agenda utama kali ini berfokus pada presentasi dan wawancara mengenai "Praktik Baik Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat". Acara ini menjadi momentum penting bagi para pendidik di Ponorogo untuk menunjukkan komitmen nyata dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari enam lembaga pendidikan terbaik yang terpilih untuk memaparkan strategi dan keberhasilan mereka. Di hadapan para penilai dan hadirin, keenam lembaga tersebut berbagi pengalaman mengenai penerapan kebiasaan positif di lingkungan sekolah masing-masing. Sesi presentasi dan wawancara ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, melainkan juga sebagai wadah berbagi inspirasi antar sekolah guna meningkatkan kualitas pendidikan karakter di seluruh Kabupaten Ponorogo.

Suasana kebersamaan dan semangat profesionalisme terlihat kental dalam acara yang berlangsung di Jl. Raya Ponorogo-Pacitan No. 52, Madusari, Siman tersebut. Para pengurus dan peserta tampak kompak mengenakan seragam batik PGRI, menandakan soliditas organisasi di usianya yang ke-80 tahun.
</description>
					                </item><item>
						                <title>Bimtek dan Apresiasi Juara Lomba Menulis 2025</title>
						                <link>https://pgriponorogo.org/berita/detail/bimtek-dan-apresiasi-juara-lomba-menulis-2025</link>
						                <description>Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan literasi di kalangan pendidik dengan menyelenggarakan acara apresiasi sastra dan penulisan. Pada tanggal 8 November 2025, organisasi ini menggelar agenda ganda yang bertajuk "Bimbingan Teknis Perbaikan Naskah Artikel dan Penyerahan Piala Juara Lomba Menulis Artikel dan Puisi". Kegiatan ini difokuskan untuk mengapresiasi kontributor dan pemenang lomba yang diselenggarakan oleh Majalah Dinamika Guru PGRI Kabupaten Ponorogo.

Dalam suasana yang penuh keakraban, para pemenang lomba terlihat menerima penghargaan berupa piala dan uang pembinaan. Foto bersama para juara yang didampingi oleh jajaran pengurus PGRI menunjukkan antusiasme dan kebanggaan atas prestasi yang diraih. Selain seremoni penyerahan hadiah, acara ini juga memberikan nilai tambah melalui sesi Bimbingan Teknis (Bimtek). Sesi ini bertujuan untuk membedah dan memperbaiki kualitas naskah artikel para guru, sehingga karya tulis yang dihasilkan ke depannya menjadi lebih tajam, berkualitas, dan layak publikasi.

Kegiatan yang berlangsung di kantor sekretariat PGRI, Jl. Raya Ponorogo-Pacitan No. 52, Siman ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi profesional guru, khususnya dalam bidang tulis-menulis. Dengan adanya apresiasi rutin seperti ini, PGRI Kabupaten Ponorogo berharap semangat berkarya para guru terus menyala.
</description>
					                </item><item>
						                <title>PGRI Ponorogo Resmi Kukuhkan Pengurus Baru Masa Bakti 2025-2030</title>
						                <link>https://pgriponorogo.org/berita/detail/pgri-ponorogo-resmi-kukuhkan-pengurus-baru-masa-bakti-20252030</link>
						                <description>Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ponorogo sukses menggelar acara Pelantikan dan Pengukuhan untuk kepengurusan masa bakti tahun 2025-2030. Agenda penting organisasi guru ini dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2025 yang berpusat di Gedung Graha Dwija, Ponorogo. Acara ini menjadi tonggak awal bagi para pengurus baru dalam melanjutkan estafet kepemimpinan serta memperjuangkan aspirasi dan profesionalisme para pendidik di wilayah Kabupaten Ponorogo selama lima tahun ke depan.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, pelantikan dilakukan secara menyeluruh mencakup berbagai lapisan struktur organisasi. Tidak hanya pengurus harian, pengukuhan ini juga meliputi Pengurus Pleno, Perangkat Kelengkapan Organisasi, hingga Badan Khusus PGRI Kabupaten Ponorogo. Terlihat para pengurus yang dilantik mengenakan seragam kebesaran batik kusuma bangsa PGRI, menunjukkan kesolidan dan kesiapan mereka dalam mengemban amanah organisasi guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Momen pelantikan ini juga mempertegas eksistensi PGRI Kabupaten Ponorogo yang bersekretariat di Jl. Raya Ponorogo-Pacitan No. 52, Madusari, Siman. Dengan struktur organisasi yang kini telah lengkap dan resmi dikukuhkan, PGRI Ponorogo diharapkan mampu bergerak lebih progresif dan sinergis.
</description>
					                </item></channel>
  	</rss>